Beranda Berita Ketua Harian Adat Marga Buay Nyata Murka, Tanah Ulayat Marga Buay Nyata...

Ketua Harian Adat Marga Buay Nyata Murka, Tanah Ulayat Marga Buay Nyata Di Jajah Masyarakat Dari Luar Daerah

2 views
0

Tanggamus, Cyberkatulistiwa.com – Ketua harian adat Marga Buay Nyata Mat Helmi gelar Batin Pamuka Adat menyatakan sangat tersinggung dengan gaya sekelompok masyarakat yang mengatas namakan adat Buay Belunguh, akan tetapi orang orangnya tidak jelas, ada yang dari Semaka, BNS, Wonosobo, Gunung Alip bahkan ada dari luar Tanggamus, Pringsewu dan Pesisir Barat. Ini yang di namakan perusuh dan penjajah ucap Helmi, Senin 3 Agustus 2026 yang di sampai kan nya di Gedung Dalom Marga Buay Nyata.

Lanjut Helmi, dia sangat berharap kepada Pemerintah Daerah supaya segera menuntaskan tanah x HGU PT Tanggamus Indah ini dari kelompok masyarakat yang bermimpi mengklaim tanah Ulayat Adat Marga Buay Belunguh Tanjung Heran, sedangkan ahli waris Marga Buay Belunguh yang berdiri sejak Tahun 1767 tidak pernah mengakui tanah itu tanah Ulayat Adat karena sudah ada HGU secara otomatis tanah itu milik Negara.

Helmi juga menegaskan kami tidak pernah mengintimidasi siapa pun, hanya memberikan teguran karena kami lagi menghormati proses hukum yang lagi berjalan di Polres Tanggamus, kamu orang semau – mau mengusir dan mau mengambil lahan penggarap masyarakat Buay Nyata, salah satu dari kelompok masyarakat AL menyatakan sudah mengontrak kepada RH dan sudah mengeluarkan duit untuk biaya menebang di janjikan akan di kasih lokasi lahan X HGU PT Tanggamus Indah, sedangkan tanah tersebut bukan warisan saudara RH melainkan tanah Negara cetus Helmi.

Terpisah Zuherman gelar Dalom Bangsa Alam Buay Nyata dan juga ketua Adat Marga Buay Nyata menegaskan kegiatan gotong royong bersama akan di lakukan setiap hari Sabtu dan Minggu, tapi kalau ada yang menggangu anggotanya yang berkebun dari Penggawa, Terbaya, Kusa, Teba dan Kedamayan dia akan siap kan seluruh masyarakat adat buat nya 1 x 24 jam karena saya nggak mau kami yang punya Tanah Ulayat adat diganggu oleh perusuh dari luar Marga Buay Nyata.

Dalom Bangsa Alam juga menegaskan, siap dan akan selalu berkomitmen akan menjaga tanah Ulayat Adat 3 margain, sebelum di gunakan oleh Pemerintah atau di perpanjang HGU nya oleh Pemerintah kami tidak akan pergi dan kami akan tetap jaga kekompakan untuk menjaga Tanah Ulayat di wilayah Marga Buay Nyata dan siap mengamankan dari pihak penjajah dan perusuh dari Marga Buay Nyata, tegas Herman (Tim AWPI).

Comment