Beranda Berita Wali Kota Metro Akan Memanggil Dinas Kesehatan(Dinkes)Terkait Pencegahan DBD

Wali Kota Metro Akan Memanggil Dinas Kesehatan(Dinkes)Terkait Pencegahan DBD

209 views
0

Metro, cyberkatulistiwa.com – Wali Kota Metro Achmad Pairin mengatakan akan memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk tindak lanjut pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab, penyakit ini sudah menelan korban jiwa ASN Metro.

“Iya dalam waktu singkat akan kita panggil. Karena upaya pencegahan mulai dari sosialisasi itukan sudah dilakukan. Tapi tetap saja masih banyak dan menelan korban jiwa,” kata Pairin, Rabu (13/2).

Menurut dia, meninggalnya Azhari Pamungkas (30) bisa saja karena telat masuk ke rumah sakit atau perawat yang belum faham jika korban sudah dalam kondisi kritis.

“Masuk rumah sakit trombosit itu sudah 3500. Itukan sudah kritis. Trombosit segitu sudah 4 hari demam. Ini bisa karena telat masuk rumah sakit bisa juga karena perawat yang belum memahami kalau pasien ini sudah kritis,” katanya.

Dikatakan Pairin, saat ini terjadi perubahan siklus penyakit DBD. Dimana, dulu masa inkubasi penyakit ini tujuh hari setelah tergigit nyamuk, tapi saat ini menjadi 10 hari setelah tergigit.

“Makanya harus di deteksi sedini mungkin. Dan petugas medis kita juga harus faham betul. Karena jika menggunakan metode yang lama, duluan penyakitnya. Nah nanti yang tahu akan pencegahanya kan Dinas Kesehatan,” kata Pairin.

Begitupun, lanjut dia, pemahaman masyarakat akan penyakit DBD ini. Sebab, saat ini belum semua masyarakat tahu akan tanda-tanda penyakit DBD.

“Kalau sosialisasi sudah sering kita lakukan. Setiap-setiap Puskesmas juga sudah sering melakukan sosialisasi. Tetapi masih ada masyarakat yang belum faham akan tanda penyakit ini,” jelasnya.

Pairin meminta rumah sakit yang ada di Kota Metro untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien DBD. “Jangan sampai ada penolakan. Ditempatkan di lorong-lorong tidak apa-apa. Yang penting tetap ditangani,” katanya.

Pairin menambahkan, pihaknya masih akan mempelajari peningkatan status kejadian luar biasa (KLB) penyakit DBD. “Kalau peningkatan status saya masih akan pelajari mekanismenya. Tetapi yang paling penting sekarang itu antisipasi. Makanya akan panggil Dinkes,” tambahnya.(*)

Comment