Tubaba, Cyberkatulstiwa.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bergerak cepat mengatasi kerusakan infrastruktur jalan di wilayahnya. Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, pemerintah daerah menggandeng jajaran legislatif, sektor swasta, dan masyarakat untuk melaksanakan aksi gotong royong perbaikan jalan pada Sabtu (15/05/2026).
Aksi solidaritas ini menyasar perbaikan ruas jalan yang membentang dari kawasan Pasar Daya Murni hingga perbatasan Tiyuh Kartaraharja. Langkah taktis ini diambil guna mempercepat mobilitas warga dan meminimalisir potensi kecelakaan akibat jalan berlubang.
Kegiatan ini menonjolkan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam merespons keluhan masyarakat. Selain Wakil Bupati Nadirsyah, tampak hadir di lokasi Ketua DPRD Tubaba, Busroni, S.H., bersama sejumlah anggota dewan lainnya, seperti Arib Bandarsyah dari Fraksi PDI Perjuangan dan Hairul Amin, A.Md., dari Fraksi Partai Perindo.
Turut mendampingi pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tubaba, Lurah Daya Murni, beserta jajaran aparatur tiyuh (desa) setempat yang membaur bersama warga mengoperasikan alat kerja manual.
Di sela-sela kegiatan, Wakil Bupati Nadirsyah menyampaikan apresiasinya atas kekompakan seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dihidupkan sebagai solusi cepat dalam menangani fasilitas publik yang mendesak.
“Perbaikan ini adalah bentuk kepedulian bersama. Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya dukungan dari legislatif, pelaku usaha, dan tentu saja kerelaan warga masyarakat yang turun langsung ke lapangan hari ini,” ujar Nadirsyah.
Kelancaran aksi gotong royong ini tidak lepas dari kontribusi nyata sektor swasta yang beroperasi di wilayah Tubaba. Guna menambal lubang-lubang jalan yang cukup dalam, sejumlah perusahaan dan lapak usaha lokal menyumbangkan bantuan material berupa batu belah dan tanah urukan.
Beberapa pihak swasta yang turut berkontribusi aktif di antaranya:
• PT Bumi Waras (BW)
• Lapak Singkong Dedi Bagus
Sagu Tujok
Wabup Nadirsyah juga menjelaskan bahwa penanganan swadaya ini merupakan langkah darurat yang bersifat sementara. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi dampak yang lebih luas sebelum perbaikan permanen direalisasikan melalui anggaran daerah.
“Penanganan sementara sebelum dilakukan perbaikan menggunakan APBD ini sangat krusial untuk menjaga roda perekonomian masyarakat tetap berputar. Sembari kita mematangkan alokasi anggaran resmi di APBD untuk perbaikan permanen, langkah gotong royong ini menjadi solusi taktis jangka pendek. Yang terpenting, aktivitas transportasi dan distribusi komoditas warga tidak terhambat,” tambah Nadirsyah.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Tubaba, Busroni, S.H., menegaskan bahwa pihak legislatif mendukung penuh langkah responsif yang diambil oleh jajaran eksekutif. DPRD berkomitmen untuk mengawal jalannya proses penganggaran infrastruktur jalan tersebut pada tahun anggaran berjalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat luas.
Masyarakat setempat menyambut baik perbaikan swadaya ini. Dengan diperbaikinya jalur ekonomi utama dari Pasar Daya Murni hingga perbatasan Kartaraharja tersebut, aktivitas perdagangan dan transportasi harian warga kini dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan lancar.
Aksi gotong royong massal yang dimulai sejak pagi hari tersebut berakhir dengan tertib, meninggalkan akses jalan yang kini jauh lebih layak untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.(Iwn).





























Comment