MESUJI, Cyberkatulistiwa.com – Nampaknya saat ini Dinas kelautan dan perikanan Kabupaten Mesuji, sedang giat-giatnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat Mesuji, tentang larangan menangkap ikan tidak ramah lingkungan.”Rabu (06/11/2019).
Seperti yang diungkapkan Sekertaris Dinas kelautan dan perikanan.Ardi U. mengatakan ya untuk saat ini kita lagi sosialisasi kepada masyarakat terutama nelayan perairan yang menangkap ikan harus menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.”ungkapnya kepada wartawan.
” Alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan itu kan sangat dilarang oleh pemerintah seperti misalkan, dengan cara putas/obat kemudian setrum, itu tidak dibolehkankan oleh pemerintah.”terangnya.
” saya pernah menanyakan kepada masyarakat sekitar, disini hampir semua daerah masyarakat nya menangkap ikan dengan cara tidak ramah lingkungan seperti mutas ada juga dengan cara setrum, itu sangat tidak baik.”paparnya.
” Untuk saat ini kita sosialisasi dulu kepada masyarakat mungkin masih banyak masyarakat yang belum mengerti, nah nanti setelah kita lakukan sosialisasi baru kita nanti ambil tindakan tegas bersama Kapolres kita juga sudah komitmen serta kita juga pengen diperkuat dengan pembuatan peraturan daerah (Perda) tentang penangkapan ikan yang ramah lingkungan.”jelasnya
” Karena perda ini lagi tahap proses pembahasan, kalau sudah ada perda nya nanti kita sudah punya kekuatan hukum untuk menindak tegas, bahwa mereka tidak boleh menangkap ikan sembarangan atau dengan cara tidak ramah lingkungan.”tambahnya
” Maka dari itu kita sedang dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat dulu biar mereka nggak kaget , setelah mereka tahu, cara menangkap ikan yang ramah lingkungan, kita akan adakan program restocking stock kembali.”pungkasnya.
” jadi ikan-ikan di sungai yang sudah habis, kita akan beli benih ikan dan kita akan sebar di daerah perairan kembali seperti sedia kala.”timpalnya.
” Yang jelas kita menginginkan ikan-ikan yang ada pada daerah perairan itu nantinya akan menjadi banyak kembali, akibat menangkap ikan dengan cara ramah lingkungan itu banyak ikan yang mati dan ikan bukan ikan target, nantinya kita bisa melakukan restocking lagi kemudian bisa berkembang biak.”tandasnya. (San).
































Comment