Beranda Berita Pemerintah Pusat Serius Dan Intens Tanggapi Permohonan Bupati Tanggamus Dewi Handajani Trntang...

Pemerintah Pusat Serius Dan Intens Tanggapi Permohonan Bupati Tanggamus Dewi Handajani Trntang Percepatan Pembangunan KIM Di Kabupaten Tanggamus

614 views
0

Cyberkatulistiwa.com, Tanggamus — Pemerintah Pusat tampaknya serius dan intens menanggapi permohonan Bupati Tanggamus Dewi Handajani kepada Presiden RI Joko Widodo, untuk percepatan pembangunan KIM Kabupaten Tanggamus.

Setelah sebelumnya pada hari Minggu (24/3) Tim dari Kementerian Koordinator Perekonomian dan sejumlah Kementerian/Lembaga terkait mengunjungi dan sekaligus melakukan Rapat Koordinasi dengan Bupati Tanggamus dan jajaran untuk percepatan pembangunan KIM Tanggamus.

Hari ini Selasa (26/3), Tim dari Kementerian Sekretariat Kabinet melakukan hal yang sama. Tim terdiri dari Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah dan Industri Daniel Arif Iskandar didampingi Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito.

Sebelum melakukan Rakor Tim juga mengunjungi lokasi KIM Tanggamus di Pekon Ketapang, Kecamatan Limau. Ditempat ini Tim didampingi Plt. Kepala Bapelitbangda Yadi Mulyadi, Kadis Kopreindag Zulfadli dan Kadis PUPR Riswanda Junaidi. Turut pula Mantan Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, yang juga sebagai perintis upaya pembangunan KIM Tanggamus sebelumnya.

Dalam Rakor yang dipimpin Sekdakab Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis tersebut, selain Tim dari Kementerian Sekretariat Kabinet dan Kementerian Perindustrian, hadir juga Perwakilan dari PT. Repindo Jagat Raya, Kepala BPN/ATR Provinsi Lampung, Dinas Perindustrian Provinsi Lampung, serja para Kepala OPD terkait dijajaran Pemkab Tanggamus. 

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam kesempatan tersebut kembali menyampaikan bahwa KIM sudah sangat ditunggu- tunggu oleh masyarakat Tanggamus, sebab selain banyak manfaatnya bagi daerah, juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan iklim investasi menjadi hidup serta Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung akan lebih menggeliat lagi pembangunannya. 

“KIM ini digagas dari 2012 lalu, sejumlah persyaratan dan izin-izin sudah dilengkapi, dan apa yang menjadi kewenangan dari Pemkab Tanggamus sudah dilakukan, namun belum kunjung terealisasi. Permasalahannya ternyata belum sepakatnya antara Pertamina selaku pemilik lahan dan PT. Repindo Jagat Raya sebagai pengagas, jadi harapannya pemerintah pusat dapat mengambil kebijakan agar Pertamina dan Repindo mencapai kata sepakat,” kata Bupati. 

Bupati menyampaikan keinginannya agar KIM Tanggamus segera terealisasi. Beliau mengutip pernyataan Deputi Kemenko Perekonomian pada Rakor sebelumnya, “Apabila selama ini kapal-kapal Pertamina kalau docking kapal ke Singapur, sehingga jika kawasan ini tidak terealisasi maka yang rugi adalah negara,” ujarnya.

Namun yang menjadi masalah adalah adanya kesepakatan yang belum deal antara PT. Pertamina sebagai pemilik lahan dan PT. Repindo sebagai pengembang kawasan, yang telah melakukan kontrak dengan PT. Pertamina sebelumnya.

Untuk itu Bupati kembali menyampaikan harapannya kepada Presiden RI Joko Widodo agar projek ini dapat segera direalisasikan, juga kepada PT. Pertamina dan PT. Repindo. “Harapan saya kepada PT. Pertamina dan PT. Repindo, saya mohon dengan kerendahan hati, agar KIM dapat diwujudkan di Kabupaten Tanggamus,” harapnya.

Sementara, Asisten Deputi Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah dan Industri Daniel Arif Iskandar mengaku kedatangannya ke Tanggamus atas undangan dari Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito. Menurut Daniel selama ini pihaknya hanya mengetahui KIM dari dokumen dan gambar tanpa melihat langsung lokasi. 

“Ya, karena dapat undangan dari Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian kami kesini, dan setelah dilihat ternyata ada dermaga tidak terpakai, kedalaman laut juga mendukung, jadi saya rasa cocok ini KIM di Tanggamus,” kata Daniel. 

Kemudian, saat disinggung mengenai belum tercapainya kerjasama antara Repindo dan Pertamina, Daniel optimis akan tercapai kata sepakat antara kedua belah pihak. “Kan nanti Pertamina dan Repindo dipanggil untuk duduk satu meja dengan Kementerian terkait, saya yakin kesepakatan win-win solution akan dicapai dan secepatnya KIM terealisasi,” ujarnya. (Rls)

Comment