Tanggamus, Cyberkatulistiwa.com – Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., MH menerima audiensi resmi perwakilan Forum Masyarakat Tanggamus dan Tiga Marga Adat di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, hari ini.
Rombongan dipimpin langsung oleh Pemangku Adat Tertinggi Mat Helmi, didampingi para sesepuh adat, pemangku pekon, serta tokoh masyarakat.

Hadir pula wakil dari tiga marga utama, yaitu Buay Belungu, Buay Tegakha, dan Buay Nyata (2 Juli 2026).
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan sejumlah aspirasi penting:
1. Kunjungan Rutin ke Seluruh Wilayah Marga Masyarakat memohon Bupati dapat meluangkan waktu berkunjung ke wilayah seluruh marga adat se-Kabupaten Tanggamus secara berkala, diharapkan setiap hari Kamis. Hal ini agar pemerintah lebih dekat dan memahami langsung kondisi warga di lapangan.
2. Evaluasi Menyeluruh Pelayanan RSUD Batin Mangunang Disampaikan keluhan kuat terkait kinerja rumah sakit daerah. Masyarakat meminta evaluasi total karena dinilai penanganan dan pelayanan pasien yang masih sangat lambat.
3. Kami berharap semua aturan yang berlaku, sudah disepakati telah merugikan harus di jalankan. Contoh aturan yang tidak dijalankan ada sebuah usaha yang berdampak terhadap pencemaran lingkungan seperti kandang ayam milik saudara (HR) izin operasionalnya sudah mati.kami berharap Pemerintah mengambil sikap tegas dan menyelesaikan masalah ini.
Menyambut hal tersebut, Bupati Saleh Asnawi menyatakan sangat menghargai masukan terbuka ini.
”Setiap poin yang disampaikan akan kami catat dan segera tindak lanjut bersama jajaran terkait. Sinergi pemerintah dan adat adalah kunci kemajuan Tanggamus,” tegasnya.
Bupati Saleh Asnawi menyambut hangat kedatangan para pemangku adat. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk senantiasa bersinergi dengan lembaga adat dalam membangun Tanggamus.
Kehadiran bapak – bapak sekalian merupakan bagian penting dari persaudaraan kita. Pemerintah sangat menghargai peran adat dalam menjaga persatuan dan kearifan lokal di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan berbagai harapan dan usulan terkait pelestarian nilai adat, pengakuan hak masyarakat adat, serta penyelesaian persoalan yang menyentuh kepentingan warga di wilayah masing-masing.
Pemangku Adat Mat Helmi yang di wakili juru bicara Usman Al mursyid menyampaikan terima kasih atas keterbukaan pemerintah daerah. “Kami datang untuk menyampaikan aspirasi demi kemajuan bersama. Kami berharap hubungan yang baik ini terus terjalin kokoh,” ucapnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, serta dihadiri pejabat terkait di lingkungan Pemkab Tanggamus. Red (Mastur).


























Comment