METRO, Cyberkatulistiwa.com – Dalam Penanganan Penyebaran Wabah Virus Covid19 di Kota Metro, Pemerintah Kota Metro menyiapkan anggaran dana yang cukup fantastis, yaitu kurang lebih sekitar 46 Milyar. Kamis (25/06/2020).
Dari pantauan media cyberkatulistiwa.com, dalam kegiatan pencegahan penyebaran wabah Virus Covid19 di Kota Metro, masih ada kegiatan yang belum terlaksana dengan maksimal, salah satu contohnya hingga sampai saat ini insentif dari tenaga medis yang menangani pencegahan Covid19 di Kota Metro belum terbayarkan dan penggunaan/ penyerapan anggaran penanganan Covid19 yang sebesar 46 Milyar. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas sekaligus Sekda Kota Metro A. Nasir maupun Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti juga terkesan tertutup/ tidak transparan mengenai anggaran penanganan Covid19.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti juga saat dikonfirmasi terkait insentif tenaga medis yang ada di Kota Metro, membenarkan hingga saat ini belum diberikan, “Iya benar untuk insentif tenaga medis memang belum dibayarkan, karena sedang lagi di proses”.
“Untuk masalah anggaran yang sudah terpakai atau terserap, berapa anggarannya, bisa langsung tanya saja ke pak Sekda/ Jubir Gugus Tugas ya, kalo informasi itu harus satu pintu”, terang Erla.

Disaat hampir waktu yang bersamaan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro dan sekaligus merangkap sebagai Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Kota Metro A. Nasir belum bisa di konfirmasi oleh media cyberkatulistiwa.com dikarenakan kesibukan yang sangat padat. (adv/bibie).































Comment