Tubaba, Cyberkatulistiwa.com – Na’as dialami Janda berumur ditengah pandemi Corona virus – 19, ia hanya bekerja sebagai buruh ditambah dengan tagihan listrik yang membengkak, Sabtu (13/06/2020).
Ditengah susahnya bekerja buruh serabutan, dampak dari Corona membuat Casmini putar otak memenuhi kebutuhan termasuk tagihan listrik PLN, “bulan 4 kemaren bayar 500,000 itu 3 rumah, sebelum Corona itu 3 rumah cuman 210,000 – 260,000 sekarang cuman jadi 2 rumah tagihan 330,000”, terang Casmini.
“Waduh mas rekening saya bayar 200,000 padahal cuma 1 rumah cuma pakai 3 lampu ma kulkas aja, mana pekerjaan suami saya travel lagi, “tutur Desi ibu rumah tangga.
“Pusing kepala, belum lagi dengan kerjaan yang belum normal, malah tagihan listrik naik padahal cuman 5 lampu ma sanyo, sebelum Corona cuma 150,000 – 180,000.”ungkap Hendriyanto.
“Harap saya untuk PLN segera bertindak ada apa kok tagihan melonjak naik semenjak Corona, kami ini susah apalagi nyari kerjaan saat seperti ini, apa mekanisme oplosan yang diskon untuk yang bersubsidi, kalau kaya gitu beratin yang gak subsidi yang seakan jadi tumbal diskon, ” tutup Hendriyanto. (Iwan).































Comment