Beranda Daerah Kota Metro Pemkot Kota Metro Terkesan Tertutup Dalam Penanganan Covid19, Ini Aturannya..!!

Pemkot Kota Metro Terkesan Tertutup Dalam Penanganan Covid19, Ini Aturannya..!!

244 views
0

Cyberkatulistiwa.com, METRO – Dalam Penanganan Pencegahan penyebaran Wabah Virus Covid19 tidak terlepas peran penting dari para awak Media baik Online, Cetak maupun TV untuk memberikan informasi ke masyarakat tentang penanganan dan perkembangan penanganan wabah virus covid19 khususnya di Kota Metro, Senin (08/06/2020).

Hal itu juga dipertegas oleh aturan yang dibuat Pemerintah Pusat melalui Surat Edaran Kementrian Kesehatan RI Nomor. HK.02.01/MENKES/199/2020 Tentang Komunikasi Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid19).
Yang disebutkan di beberapa poin antara lain :
Pemberian Akses Informasi Ke Media
– Memberikan Akses Kepada Media Untuk   Mengetahui Informasi Terkini Mengenai Virus
– Ketika Ketemu Media, Berikan Informasi Sejelas – Jelasnya Kepada Publik
– Jubir Harus Bisa Ditemui dan Bisa Dihubungi Setiap Saat
– Menyiapkan Anggaran Komunikasi
– Identifikasi Media – Media Kunci Yang Digunakan, Siapkan Daftar Jurnalis Dan Bangun Hubungan Baik Dengan Para Jurnalis Dengan Menyediakan Informasi Berkala Mengenai Semua Perkembangan.

Saat di konfirmasi oleh awak media, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid19 Kota Metro A. Nasir AT (sekaligus sebagai Sekda Kota Metro) di ruang Sekda, tetapi belum bisa ditemui karena Jubir Gugus Tugas Covid19 Kota Metro tidak ada ditempat.

Ditempat berbeda, Jurnalis/ Pers Kota Metro juga mengatakan bahwa, “Untuk mendapatkan informasi tentang penanganan Covid19 di Kota Metro terkesan sulit dan tertutup, hal itu dibuktikan dengan jarang dilakukannya Konfrensi Pers ke pada awak media, Awak Media (Jurnalis/Pers) jarang diberitahukannya agenda – agenda kegiatan Gugus Tugas Kota Metro terkait (Dalam penanganan, pencegahan, sosialisasi, informasi keadaan pasien dan lain – lainnya), bahkan sudah dibuat grup WA (Khusus untuk para media untuk mendapatkan informasi terkait Covid19) tetapi ya sangat disayangkan, tidak berjalan/ ada informasi yang maksimal, sehingga para Jurnalis/Pers mengeluarkan diri dari grup WA tersebut”, terangnya. (adv/bibie).

Comment