Beranda Daerah Lampung Timur Bupati Lamtim : Peran Bidan Sangat Penting Di Butuhkan Oleh Masyarakat

Bupati Lamtim : Peran Bidan Sangat Penting Di Butuhkan Oleh Masyarakat

45 views
0

Lampung Timur, Cyberkatulistiwa.com – Bupati Lampung Timur Hi. Zaiful Bokhari pastikan akan membantu melengkapi sarana penunjang di kantor Sekretariat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kabupaten Lampung Timur.

Hal tersebut disampaikan langsung Zaiful Bokhari saat menghadiri bakti sosial intervensi penurunan stunting dalam rangka kegiatan musyawarah IBI Kabupaten Lampung timur, yang berlangsung di Balai Desa Mandalasari, Kecamatan Mataram baru, Jumat (14/02/2020).

Zaiful Mengatakan peran penting bidan sangat di butuhkan masyarakat, baik meningkatkan derajat masyarakat maupun membantu persalinan ibu-ibu hamil.

“Bidan punya peran penting membantu peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Membantu persalinan ibu-ibu hamil,” katanya.

Ia mengatakan akan membantu memenuhi kebutuhan IBI Lampung timur khususnya sarana penunjang kantor.

“Pemkab Lampung Timur akan membantu melengkapi sarana penunjang untuk kantor IBI,” cetusnya.

Zaiful juga menegaskan akan memberikan anggaran untuk IBI agar bisa membuat kegiatan yang sifatnya untuk masyarakat.

“Kita juga akan anggarkan untuk IBI Lampung timur agar banyak kegiatan positif lainnya untuk kepentingan masyarakat,” terangnya.

Di waktu bersamaan Ketua IBI Lampung Timur Siti Wahyuni mengatakan, baksos tersebut bagian dari upaya menurunkan angka stunting.

Menurutnya, saat ini ada 15 desa yang menjadi fokus penanganan stunting di Kabupaten Lampung Timur: Desa Srigading, Banarjoyo, Rejobinangun dan Desa Mekarkarya. Desa Gondangrejo, Pekalongan, Sumberagung, Margajaya, Siraman, Adirejo. Selanjutnya, Desa Pelindungjaya, Purbosembodo, Nampirejo, Margosari dan Desa Sumberrejo.

Pada baksos tersebut juga dilakukan pemeriksaan IVA untuk pencegahan dan diteksi kanker servik. Kemudian penyerahan bingkisan kepada ibu hamil serta penyerahan sertifikat midwifery update kepada para bidan yang telah lulus ujian wajib update ilmu kebidanan. (*).

Comment