Komisi II DPRD Kota Metro menggelar Rapat dengar pendapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Metro bertempat di Ruang OR DPRD kota Metro, pukul 08.00 Wib, Jumat (01/11/2019).
Hadir pada Hearing bersama Komisi II DPRD kota Metro, yaitu Dinas Kesehatan Kota Metro, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Metro,Dinas Kepemudaan olahraga dan pariwisata, Dinas Sosial, Dinas Perpustakaan dan arsip daerah, Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi kota Metro.
Ketua Komisi II DPRD kota Metro Fahmi anwar menyikapi hasil dengar pendapat yang di sampaikan Dinas Pendidikan Kota Metro, dikatakannya, Dunia pendidikan sangat menjadi perhatian serius hari ini,dan keberpihakan pemerintah kota Metro dengan pengalokasian anggaran pendidikan nya,”ucap nya.
Fahmi menjelaskan, “setelah tadi melihat dan mendengar dari hearing bersama Dinas Pendidikan kota Metro yang sudah di alokasikan Tim anggaran Pemerintah daerah (TAPD) itu hanya 2,6 milyar rupiah dan itu hanya cukup untuk belanja rutin Dinas tersebut,” kata Fahmi, seperti dilansir oleh time7 news.com.
Fahmi menambahkan, “sebagaimana visi kota Metro sebagai kota Pendidikan, namun belum terkonsentrasi pada hal tersebut. Akan kita bahas tentang anggaran pendidikan dan keberpihakan nya,” ujar ketua Komisi II DPRD kota Metro.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Metro Ria Andari usai rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPRD kota Metro mengatakan, “Dengar pendapat bersama Komisi II DPRD kota Metro tadi membahas tentang struktur anggaran yang ada di Dinas Pendidikan. saya katakan berapapun anggaran yang diberikan untuk Dinas Pendidikan, kami siap mengelola nya semaksimal dan seefisien mungkin sesuai dengan sasaran dan target yang sudah ditentukan,” ucap Ria.
Ia menjelaskan, “ada pembahasan yang berkaitan dengan anggaran di Dinas Pendidikan yaitu apabila kedepannya ada penggunaan sama dengan penggunaan pada OPD lain, Contohnya seperti kegiatan Dinas pendidikan bidang kebudayaan memiliki kegiatan yang sama dengan bidang pariwisata pada tampilan seni di acara HUT kota Metro apakah bisa digabungkan, prinsipnya kami siap saja kalau memang untuk digabungkan menjadi satu kesatuan anggaran di sekretariat,” kata Ria Andari.
Ria mengungkapkan, “Dari hasil dengar pendapat tadi, Komisi II DPRD berusaha bagaimana kedepannya yang menjadi titik Prioritas Dinas Pendidikan akan di komunikasikan lagi dengan tim anggaran, dan jika mungkin anggaran nya mencukupi untuk ditambahkan di Pendidikan, pada pendidikan Inklusi anak berkebutuhan khusus belum kita masukkan. Komisi II akan berupaya menambahkan jika mungkin masih ada anggaran di Pemerintah daerah yang akan digunakan untuk pendidikan Inklusi dan peningkatan mutu guru,” Pungkas nya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro drg.Erla Andrianti MARS, saat diwawancarai mengungkapkan, “Hearing dengar pendapat bersama Komisi II DPRD Kota Metro berjalan lancar dan baik,apa yang kami sampaikan semua ditampung, DPRD juga mengatakan apabila masih ada kesulitan mereka siap membantu. kami Ada satu program yaitu operasional rumah sakit sumbersari Bantul yang perlu dukungan dana itu yang kami prioritaskan kedepannya,” ucap drg.Erla Andrianti. (bibie).






























Comment