METRO, cyberkatulistiwa.com – Wakil Walikota Metro Djohan mengaskan agar jangan sampai ada usulan siluman dalam Musrenbang. Hal itu disampaikan saat menghadiri Musrenbang di Karangrejo, Metro Utara, Kamis (24/1).
“Jangan sampai sesudah Musrenbang, lalu muncul masukan usulan lagi, Sementara Musrenbang merupakan urun rembuk aspirasi yang menjadi masukan. Terkecuali urgen, misalnya bencana alam. Itu boleh saja ,”ucapnya.
Djohan juga mengajak anggota DPRD yang berasal dari daerah tersebut hendaknya sejalan bersinergi dengan pemerintah, sehingga pada reses bisa seirama.
Selain itu Wakil Walikota juga meminta masyarakat untuk ikut berperan mengawasi pekerjaan yang dikerjakan para kontraktor. “Jika ada proyek pembangunan jalan disini saya minta masyarakat ikut mengawasinya, jika pekerjaannya tidak benar laporkan kepada kami, nanti akan kami tindak lanjuti,”tutur Wakil Walikota.
Sementara pada Musrenbang di Karangrejo, Djohan meminta agar usulan pembangunan benar-benar berasal murni dari masyarakat. Namun, usulannya juga harus benar-benar untuk kepentingan umum. “Nantikan ada skala prioritasnya, yang menentukan pembangunannya,”tambahnya.
Sementara terkait adanya bantuan dana provinsi senilai Rp2 Milyar untuk membangun lapangan Karang rejo menjadi taman, Wakil Walikota juga meminta agar fungsi taman tersebut tidak dihilangkan. Misalnya, seperti tempat olahraga masyarakat. “Jangan sampai warga berolahraga di jalanan,”tandasnya.
Nampak hadir bersama Wakil Walikota, Ketua Bapedda, para Asisten dan para Kadis di lingkungan pemkot pada Musrtenbang di Karang rejo. (*)





























Comment