Metro, Cyberkatulistiwa.com – Kota Metro mengalami lonjakan signifikan sepanjang awal Tahun 2025 terkait Angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, hingga pertengahan Mei 2025, tercatat sebanyak 318 kasus DBD terjadi di lima kecamatan yang ada di Kota Metro.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan mencolok bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, sepanjang Januari hingga Desember hanya tercatat sebanyak 112 kasus.
Sedangkan pada tahun 2024 terdapat 735 kasus. Kini, hanya dalam kurun waktu kurang dari lima bulan di tahun 2025, angka kasus DBD telah menembus hampir setengah dari jumlah total tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra menyampaikan, angka kasus DBD di kota setempat cukup tinggi. Tercatat, pada tahun 2024 mencapai 735 kasus.
“Di Kota Metro itu tinggi sekali, ada 735 kasus di tahun 2024. Nah di Prasanti Kelurahan Metro itu ada 32 kasus, maka pak Walikota tadi terjun langsung ke prasanti untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucapnya, saat dimintai keterangan, Jumat (16/5/2025).
Eko menilai, partisipasi masyarakat merupakan hal paling utama dalam upaya pemberantasan perkembangbiakan sarang nyamuk penyebab DBD di Metro.
“Karena demam berdarah ini tanpa partisipasi masyarakat tidak akan mungkin berhasil. Pemerintah hanya memfasilitasi dan masyarakat yang membersihkan lingkungannya sendiri. Setiap rumah harus memiliki satu orang juru pemantau jentik, supaya di setiap satu rumah tidak beresiko penyebaran penyakit demam berdarah,” tutupnya.(*).





























Comment