Beranda Daerah Kota Metro Dinkes Metro : RSU A Yani Rawat 1 Pasien Suspect Corona Dan...

Dinkes Metro : RSU A Yani Rawat 1 Pasien Suspect Corona Dan 136 Orang Dalam Pengawasan (ODP)

1.476 views
0

METRO, Cyberkatulistiwa.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti saat ditemui awak media online Cyberkatulistiwa.com di ruang kerjanya, membenarkan terkait adanya pasien yang sedang di rawat di ruang Isolasi Rumah Sakit Umum A Yani Kota Metro, Senin (16/03/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro menjelaskan “Bahwa benar mas sekarang RSU A Yani Kota Metro sedang merawat 1 orang pasien yang diduga terjangkit Virus Corona yang berasal dari daerah Metro Kibang Lamtim sehabis baru saja pulang bekerja dari Negara Thailand yang terinfeksi Virus Corona”, terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro juga menjelaskan ” 1 orang pasien yang sedang dirawat di RSU A Yani juga berjenis kelamin Laki – laki, berusia 38 tahun, pasien juga sudah dirawat selama 2 malam di RSU A Yani Kota Metro, pasien juga sedang menunggu hasil Lab nya (Hasil nya nanti di umumkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Langsung), tetapi untuk saat ini kondisi pasien sudah berangsur – angsur membaik”, terangnya.

Ia juga mengatakan, saat ini Pemkot Kota Metro juga tengah memantau sebanyak 136 warga. Warga tersebut termasuk mahasiswa yang pulang dari perjalanan wisata. Saat ini warga yang dalam pemantauan tersebut tengah diisolasi di rumahnya masing-masing. Untuk Mahasiswa yang sedang di pantau, sekitar 40% nya warga Kota Metro dan sisanya dari luar daerah (nge – kos di Kota Metro), karena ngekos nya di Kota Metro, itu juga termasuk menjadi pantauan Pemkot Metro”, terangnya.

“Warga yang dalam pemantauan ini juga kami pantau perkembangannya. Mereka diawasi rutin oleh petugas kesehatan di rumahnya masing-masing,” ungkapnya.

Kadis Kesehatan Kota Metro juga selalu menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan. Pemkot Kota Metro juga bersama Forkopimda, Dandim, Kapolres sudah melakukan rapat koodinasi tentang penanganan Covid 19 dan mengambil langkah – langkah :
1. Membuat Surat Edaran Walikota
(Sedang dalam proses).
2. Sosialisasi ke Dewan Guru, beserta guru –
guru dan ke Sekolah – sekolah (Sosialisasi
Tentang Covis 19 dan gimana cara pence-
gahan dan penanganannya)”, harapnya.(bibie).

Comment