Tubaba, Cyberkatulistiwa.com – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2019 mendatang. Program tersebut merupakan Program Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI) dan menyasar sebayak 300 Rumah di Wilayah Tubaba.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kabupaten Tubaba melalui Guntur Padra Jaya Kepala Bidang (Kabid) Permukiman di ruangan kerjanya, Senin (25/11/2019).
Dirinya mengatakan bahwa di tahun anggaran 2019 ini Kabupaten Tubaba mendapat bantuan Program BSPS dari pusat. Bantuan tersebut menurutnya menyasar sebanyak 300 rumah warga yang tersebar di wilayah Kabupaten Tubaba.
“Tahun ini di Kabupaten Tubaba dapat bantuan dari Kementrian PUPR pusat berupa BSPS. Bantuan ini diterima oleh masyarakat untuk membantu pembangunan rumah sebanyak 300 rumah. dan insyaallah ini akan selesai pada pertengahan Desember 2019 ini”, kata Guntur.
Menurut Guntur Program BSPS merupakan Program Pusat berupa bantuan dana stimulan bagi warga guna membangun rumah dengan standar layak huni. Dan BSPS sendiri bersifat langsung dari Pusat kepada Masyarakat Penerima dengan dibantu oleh Tim berupa Pendamping Desa.
“BSPS ini batuan Pusat bagi Warga kita untuk membangun Rumahnya dengan capain standar Rumah layak huni. Dan bantuan ini berupa dana yang langsung diterima serta dikelola oleh masyarakat dengan bantuan dari Pendamping ditiap Desa”, ucapnya.
Adapun sebaran dari masyarakat penerima BSPS di Tubaba dirinya menambahkan adanya di empat Kecamatan se – Tubaba. Dan untuk jumlah Tiyuh penerima ditiap Kecamatan tidak sama, namun untuk jumlah penerima di tiap Tiyuh sama yakni 30 rumah.
“Sebaran dari penerima BSPS sendiri itu paling banyak di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, yakni sebanyak 5 Tiyuh. Dan selanjutnya Kecamatan Lambu Kibang 2 Tiyuh, serta Pagar Dewa 1 Tiyuh dan Tulang Bawang Udik 2 Tiyuh. Dan insyaallah semuanya selesai pertengahan Desember ini”, paparnya. (Iwan).
































Comment