Beranda Daerah Tulang Bawang Barat Yantoni, Pihak Sekolah Dan Dinas Terkait Kurang Transparan

Yantoni, Pihak Sekolah Dan Dinas Terkait Kurang Transparan

72 views
0

Tubaba, Cyberkatulistiwa.com – Terlihat dari beberapa Hasil Perencanaan dan Kepengawasan, Pembangunan Fisik Jamban di beberapa Sekolah se-Kabupaten setempat. Mulai menunjukkan adanya kerusakan, retak, dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dikarenakan tidak adanya Sumber Air serta dugaan minimnya kelengkapan Fasilitas pembangunan.

Serta tertutupnya pihak Sekolah dan pihak Dinas Pendidikan terkait, tentang kejelasan nama Perusahaan konsultan pendamping kegiatan, hingga mengarah pada Dugaan Korupsi Berjamaah.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih dari fraksi Partai Gerindra. Yantoni, menilai tertutupnya pihak Sekolah dan pihak Dinas terkait. tentang kejelasan adanya Perusahaan Pendamping Konsultan Kegiatan merupakan hal yang Kurang Transparan.

“Kalau mereka bilang tidak tau atau lupa, Apalagi kegiatan tersebut mereka yang kerjakan. Ada apa?, Apalagi sudah ada kejanggalan- kejanggalan, ini sudah jelas.
Tidak mungkin mereka tidak tahu, itu kan ada dokumen atau laporan, apalagi penunjukan mereka yang menentukan. Juknisnya pun sama mereka”, tukas Yantoni di kediamannya. Selasa (3/9/19).

Lebih lanjut dirinya berjanji, akan berkoordinasi dengan anggota Komisi yang membidangi guna di adakan hearing agar memperjelas permasalahan tersebut dengan waktu yang belum di tentukan.

“Nanti akan kita koordinasikan terlebih dahulu dengan komisi yang membidangi, Kita akan panggil Pihak Dinas dan akan di hearingkan. Dengan adanya kejanggalan kejanggalan seperti ini, DPRD pun berhak turun kelapangan, sebab itu bagian dari Kepengawasan”, cetusnya.

Diberitakan sebelumnya. Menurut salah satu kepala sekolah dasar, kegiatan tersebut di kerjakan sesuai petunjuk dan arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten setempat.

“Kalau untuk pengerjaannya sendiri kita kerjakan sesuai petunjuk dan arahan pihak dinas, kalau untuk perusahaan pendamping kami kurang paham, yang kami tau cuma ada konsultan yang di tunjuk langsung oleh dinas” papar salah seorang kepala sekolah di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Terkait permasalahan dan kejelasan Perusahaan pendamping kegiatan tersebut Kabid Dikdas kabupaten setempat berkilah.

“Ada ahlinya yang di sebut Fasilitator (konsultan). Fasilitator ini yang mendampingi panitia sekolah dalam hal kegiatan,kalau pekerjaan tidak ada masalah, Masalah kelengkapan bangunan, setelah kita serah terima Lengkap, Untuk CV nya saya lupa” elak, Jumadi di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Terkait permasalahan pembangunan DAK Fisik tahun 2018, melalui via WhatsApp Kabid Dikdas tubaba membalas.
“Sekolah mana? Kami akan tegur kenapa tidak di fungsikan dan tidak di rawat “balasnya.

Namun hingga berita di terbitkan. Plt Kadisdik Tubaba Budiman belum memberikan jawaban, saat di hubungi via WhatsApp. (Tim Ajoi).

Comment