TUBABA, Cyberkatulistiwa.com – Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat tak difungsikan ataupun terkesan Mangkarak alias ngangur.

Selasa, (27/08/2019) saat tim Ajoi Tubaba investigasi fakta di lapangan di SDN.01 Tiyuh Margo Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, kondisi Jamban baru, DAK Tahun.2018 terkunci Gembok “ia om wcnya gak digunain di Gembok sampai saat ini” ujar salah satu siswa SDN.01 Margo Kencana, sedangkan Kepala sekolah saat akan di temui tidak ada di sekolahan tersebut dari keterangan Guru, bawasannya Kepala Sekolah masih Layat (Takziyah Orang Meninggal).
Di tempat yang berbeda SMPN.02 Tiyuh Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, kondisi DAK.2018 Jamban baru di SMPN.02 lebih miris dari pada SDN.01, Margo Kencana di satu ruangan jambat di tutup potongan kayu pintu masuknya yang terkesan seakan belum selesai pekerjaannya dan di perparahnya lagi perlengkapan Jamban baru tak ada, seperti Kaca, Pencuci tangan/Muka (WASTAFEL),.
Saat dimintai penjelasaan keadaan Jamban baru yang bersumber dari DAK 2018, kepada Ibu Ermiyati, Kepala sekolah yang bersangkutan sedang ke Dinas “Kepala Sekolah sedang keluar, ke Dinas pak, sedang kan pak Dul sedang tidak ada ditempat karena yang membidangi hal tersebut bu Ermiyati dan pak Dul untuk masalah Jamban enaknya Konfirmasi langsung dengan beliau, yang bersangkutan biar jelas kalau saya takut salah jawab soalnya bukan ranah saya” tutur Pirkadi Wakepsek SMPN.02 Tiyuh Daya Sakti.
Disaat pemerintah Tulang Bawang Barat sedang gencar-gencarnya membangun dunia pendidikan yang berdaya saing ungggul dan berkualitas, tapi sayangnya ada oknum yang tak bertanggung jawab bermain di tengah gencarnya pembangun dunia pendidikan di Tubaba.( Tim Ajoi).
































Comment