Beranda Berita MPP jadi Fokus Pj Bupati Zaidirina di Tubaba

MPP jadi Fokus Pj Bupati Zaidirina di Tubaba

15 views
0

Tubaba, Cyberkatulistiwa.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai membangun gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang ditempatkan di samping lokasi kantor kejaksaan komplek Kota Budaya Uluan Nughik Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Bangunan yang akan digunakan untuk pusat pelayanan, menjadi inovasi dan program prioritas Penjabat Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Dr Zaidirina SE.,M.Si tersebut diasumsikan akan menelan anggaran hingga mencapai Rp10 miliar dan dibangun dengan dua tahap pengerjaan.

Kepala Dinas PUPR Tubaba Iwan Mursalin melalui Kabid Cipta Karya, Restu, mengungkapkan pembangunan gedung MPP tersebut akan dibangun secara dua tahap pengerjaan.

Tahun ini, Pemkab Tubaba telah menganggarkan dana pembangunan dua bangunan MPP untuk tahap I hingga mencapai Rp2,3 miliar.

Tahap I ini, dua gedung tersebut disupport anggaran senilai Rp2,3 miliar. Asumsi kebutuhan anggaran hingga bangunan MPP itu siap digunakan mencapai Rp10 miliar,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu siang (09/11/2022).

Dia menjelaskan, bangunan MPP tersebut dibangun dengan konsep industrial tropis, dengan dinding bernada monokrom finishing beton ekspos, dan ruangannya loss sehingga dua bangunan itu dikonsep ruangnya dapat menampung sekitar 37 instasi pemberi pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, swasta, pengusaha, dan pihak-pihak lainnya.

“Strukturnya menggunakan baja berat, finishing beton ekspose, dan atap bangunan memanjang ke belakang dengan ukuran 13 x 30 meter,” ulasnya.

Pada tahap I ini, lanjut dia, Pemkab Tubaba menargetkan proyek tersebut dapat diselesaikan pada akhir Desember tahun ini. Sebab pada 2023 mendatang, Pemkab kembali akan menganggarkan dana pembangunan tahap II berikut sarana prasarana yang diasumsikan menelan anggaran mencapai Rp7,1 miliar.

Nah, tahap II akan dikerjakan di 2023 yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun. Sebab, pertengahan tahun tersebut diharapkan dua bangunan itu sudah dapat dilaunching dan digunakan untuk pelayanan,” tutupnya.

Sementara Zaidirina mengungkapkan, MPP merupakan sebuah inovasi yang akan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan dalam satu atap dan satu tempat.

“Sudah banyak yang dibangun pada masa Pak Umar dalam memimpin Tubaba di bidang fisik, bahkan bangunan tersebut hingga saat ini semakin dikenal hingga ke luar daerah. Tahun ini dan ke depan selain fisik kami juga akan fokus pada peningkatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya kita akan membentuk MPP di Tubaba,” kata Zaidirina saat berbincang dengan wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

MPP tersebut lanjutnya, didukung berbagai instansi vertikal yang ada di Tubaba yang bersentuhan dengan pelayanan, dan siap bergabung dalam gedung MPP yang tengah dibangun Pemkab di Lokasi Kota Budaya Uluan Nughik.

“Ada sekitar 37 instansi yang siap bergabung dan memberikan pelayanan masyarakat dalam MPP tersebut, dan jika ini terealisasi maka Tubaba adalah satu-satunya di Indonesia yang full memberikan pelayanan dalam satu tempat, kita targetkan pada pertengahan tahun 2023 inovasi ini sudah dapat berjalan,” ungkapnya. (ADV).

Comment